Assalamu'alaikum Wr. Wb

Welcome To My Area

Tampilkan postingan dengan label #motivAASi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #motivAASi. Tampilkan semua postingan

Curlem (curhat kalem)-nya Om Rihan, Khususnya Buat Para Pemburu Beasiswa

Sabtu, 08 Juni 2013

Tulisan ini saya kutip dari catatan Omm Rihan Handaulah yang sangat inspiratif, bisa menyalakan lagi sinar mimpi-mimpi yang sempat padam.. Klop juga dengan kita nasip para mahasiswa penerus bangsa..
Langsung simak aja gan, semoga menginspirasi..



“Life is a matter of uncertainty. The one who certain about himself will live his life.” (Galih P.)

Catatan ini ditulis di penghujung tahun 2012 sebagai bagian dari rasa syukur dan refleksi perjalanan hidup saya di tahun ini. Sekaligus berbagi pengalaman khususnya untuk teman-teman yang memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Tulisan ini ditulis dari kedalaman 2 meter di bawah permukaan laut. Maklum Belanda adalah negeri yang sepertiga wilayahnya di mana kota-kota utama berada terletak sekian meter di bawah permukaan laut. Jadi kemana-mana harus bawa pelampung dan kaca mata renang. Berenang kita. Saya adalah mahasiswa master program “MSc Engineering and Policy Analysis” di Faculty of Technology Policy and Management, Delft University of Technology (TU Delft). Keberangkatan saya ke sini berkat dukungan beasiswa penuh dari Kemenkominfo. 

Kisah Ayah, Anak, dan Mobil Sport

Selasa, 28 Juni 2011
Artikel ini di sadur dari http://marceltirawan.blogspot.com/2011/06/ayah-anak-dan-mobil-sport.html.dengan sedikit perubahan...
Artikel yang penuh inspiratif. Besar sekali makna yang terkandung di dalamnya. Super Sekali...
 

"Barang siapa yang tidak mensyukuri nikmat Allah, sesungguhnya ia telah membuka jalan hilangnya nikmat dari dirinya. Akan tetapi barangsiapa yang mensyukuri nikmat Allah, maka ia sesunguhnya ia telah memberi ikatan yang kuat pada kenikmatan Allah itu."

***

Seorang pemuda yang sedang berada di tahun terakhir sekolahnya sangat mengharapkan sebuah mobil sport dari ayahnya. Lantas, si pemuda memberitahu keinginannya kepada ayahnya itu. Ayahnya adalah seorang hartawan yang ternama. Ketika si anak mengutarakannya, sang ayah hanya tersenyum. Si anak bertambah yakin, pasti mobil itu akan menjadi miliknya.

Beberapa bulan berlalu. Dengan kesungguhannya, si anak telah lulus dengan prestasi yang gemilang. Ia pun semakin yakin dengan permintaannya.

Suatu hari, sang ayah memanggil anaknya yang sedang berada diruang baca. Sang ayah memuji anaknya sambil menyatakan kegembiraan dan kebahagiaannya terhadap si anak. Si anak tersenyum puas, di matanya sudah terbayang mobil sport yang selama ini menjadi idamannya.

Tetapi…

tiba-tiba sang ayah menghulurkan sebuah kotak yang terbungkus rapi dan cantik. Si anak pun terkejut, matanya berkaca-kaca.


Kemudian si anak membuka kotak tersebut..
sebuah Al-Qur’an kecil, imut dengan cover kulit dan sebuah tulisan dengan tinta emas menghiasinya.

“apa maksud semua ini ayah…???”

Si anak memandang ayahnya tajam, ia merasa dirinya dipermainkan, amarahnyapun memuncak. Nafsu mudanya bergelojak.

“Ayah sengaja mempermainkan saya?! Bukannya ayah tahu saya begitu menginginkan mobil itu. Bukan Al-Qur’an ini yang saya minta…!!!” Katanya keras sambil melempar Al-Qur’an tersebut diatas meja.

Kemudian si anak meninggalkan ayahnya tanpa memberi sedetik waktu pun untuk ayahnya bersuara. Dengan kesal si anak berlari mengambil tas dan memasukkan baju-bajunya ke dalamnya. Kemudian si anak meninggalkan ayahnya sendiri yang berlinang air mata tanpa sempat berbicara.

10 tahun kemudian ...

Si anak telah menjadi orang yang sukses, memiliki istri yang cantik dan anak-anak yang sehat. Cukup membahagiakan, namun hatinya gundah gulana, hatinya terpukul. Sudah 10 tahun…sejak peristiwa itu ia tidak pernah melihat ayahnya lagi. Suatu hari seseorang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal dunia dan meninggalkan semua warisannya kepada anaknya. Ia diminta pulang sekarang juga untuk menyelesaikan warisan.

Dengan hati pilu, ia pergi untuk pertama kalinya ke rumah ayahnya yang dulu. Hatinya terpukul memperhatikan banglo yang menyimpan 1001 kenangan masa lalunya. Hatinya sedih, dan bertambah sedih tatkala mendapati diatas meja di ruang bacanya. Al-Qur’an yang ia lempar dulu masih tetap berada disitu. Bagaikan hati ayahnya yang tetap mengharapkan kepulangannya.

Perlahan-lahan langkahnya menuju kemeja itu.

Kemudian ia mengambil Al-Qur’an itu dan membukanya dengan mata berkaca-kaca.

Tiba-tiba…

“Klinting…!”
suara sesuatu jatuh dari Al-Qur’an dan ternyata sebuah kunci. Di muka belakang Al-Qur’an itu, sebuah sampul surat diselipkan. Kunci itu segera dipungutnya, hatinya bertanya-tanya.

Nyata sekali didalam sampul surat itu terdapat nota pembelian mobil sport yang dibelinya dengan cash dan sepucuk warkat bertuliskan tanda tangan orang yang paling ia sayangi:

“HADIAH ISTIMEWA UNTUK PUTERAKU TERSAYANG”

Seketika itu air mata si anak menetes deras.
Hatinya remuk redam bagai ditusuk sembilu..
Penyesalan mula bertandang. Namun semuanya sudah terlambat.

***

Wahai sahabat, sekadar renungan bersama :

Berapa banyak kita melupakan nikmat Allah, hanya semata-mata kerana nikmat itu tidak "dibungkus", didatangkan atau diberi dalam keadaan yang kita inginkan?

Semoga Allah selalu memberikan kekayaan dan kesyukuran hati bagi kita semua atas segala pemberian-Nya.

Cepat atau lambat pasti Allah kan tunjukan bahwa segala pemberiannya baik cobaan maupun kelapangan adalah anugerah terindah yang ia berikan untuk hamba-Nya. InsyaAllah..

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
QS Ar-Rahman [55] : 13

Bangkit Dari Keterpurukan

Minggu, 15 Mei 2011

Sebenarnya banyak hal yang ingin aku curahkan di blog yang tak terurus ini. Tapi itu tak bisa aku tuangkan semua, terlalu banyak, hingga gagasan itu hilang dan pergi tak berbekas. Entah karena tak ada waktu atau apa, aku tingalkan blog ini tanpa sebab (hahah.. romantis). Tapi untungnya sekarang aku sadar ini merupakan sesuatu yang baik, ngapain di tinggalkan, kebiasaan baik itu harusnya kita jaga jangan sampai terhenti. Jika kita niatkan Ibadah dan dilakukan dengan istiqomah Insyaallah akan mendapatkan pahala.
Hidup itu berputar, tak selamanya yang diatas akan selalu diatas. Adakalanya yang diatas menjadi dibawah, dan sebaliknya yang dibawah menjadi yang diatas. Itulah siklus sebuah kehidupan di dunia ini. Entah kenapa aku teringat kata-kata tadi? Sangat menggugah semangat untuk terus berkobar dan tak lupa untuk bersyukur. Dulu kata-kata itu aku dapat disaat aku membutuhkannya, disaat terjatuh dan terpuruk. Ucapan kata-kata itu terucap dari temanku yang aku juga ga pernah nyangka dia bisa bicara sebijak itu hah.. Tapi yang diucapkannya itu benar adanya. Sambil tersenyum gw menggrutu dalam hati “ Gila sejak kapan dia bisa ngomong kaya presiden lagi kampanye… Tapi bener juga! Ga kepikiran sampai situ”. Sejak itu aku bisa lebih menghargai hidup, bisa lebih bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan. Terlebih lagi belajar untuk tidak selalu mengeluh.
Wajar memang jika manusia itu selalu mengeluh. Secara manusia itu manusia yang rakus dan banyak inginnya, itulah sifat manusia. Tapi seharusnya kita bisa mengcontrol sifat itu, jika kita implementasikan dengan baik dalam hidup ini maka hidup kita akan lebih maslahat dan jauh terhindar dari sifat-sifat buruk. Ingattttt… Hidup itu berputar! Kita berjuang dalam hidup untuk selalu tidak lekas mengeluh tidak mudah putus asa dan tidak mudah menyerah. Bangkit dari keterpurukan dan iringi hidup ini dengan rasa syukur niscaya hidup ini akan lebih indah.
Sekian post kali ini, semoga kita menjadi pejuang yang hebat dan tangguh dalam hidup.
Salam untuk para pejuang di seluruh dunia!!

SUMBER SEMANGAT HIDUP

Rabu, 29 Desember 2010
Halow sobat blogger… tak terasa kita sudah sampai di penghujung bulan Desember bentar lagi say good bye dengan tahun 2010. Long time no post…. Ahihihi! Udah lama ngga ngepost ngomongin hal yang mungkin ngga penting buat kalian (hahah… PD bgt ya?? Kaya ada yang baca aja). Terasa baru kemaren aku lewati taun ini penuh perjuangan dan suka cita, banyak rintangan menghadang, ranjau dimana-mana…bom meledak tak henti-henti…peluru-peluru berjatuhan…(kaya lagi perang… hehe sepertinya gw terlalu mendramatisir ini cerita!! Hahah…).
Yang pasti tahun 2010 ini merupakan tahun yang cukup melelahkan dan menguras banyak tenaga dan pikiran. Entahlah… aku rasa tahun ini merupakan tahun ujian kedewasaan buataku… banyak peristiwa yang membuat pikirku melayang… (kaya Superman aja melayang… hahah). Banyak peristiwa yang memberikan banyak pelajaran penting bagi hidupaku. Berat sekali aku lewati tahun ini yang penuh dengan rintangan yang sempat membuat hati ini sempat putus asa (jatoh bangun istilah romantisnya… hehe). Bagaimana tidak?? Setiap saat masalah datang silih berganti dan tak henti-henti, baik masalah internal maupun masalah eksternal… termasuk masalah dilema cinta sekalipun datang dengan tidak seperti biasanya?? Kaya ujan gede disertai angin dan gledek yang dahsyat… terasa sangat berat. Tapi Alhamdulillah… semua itu dapat aku lewati dengan perjuangan dan kerja keras yang kuat (dgn gaya pahlawan yang membawa pedang hahaah…)
Namun semua itu tak lepas dari dorongan orang-orang yang selalu setia memberikan motivasi dan support bagi diriku… khususnya ORANG TUA. Tanpa mereka aku ini rapuh, tak bernilai hargnya. Karena dengan adanya mereka itulah yang membuat semangatku terus berkobar… meski dengan segala keterbatasanku, aku terus berjuang untuk mereka yang kucintai. Masih teringat dibenakku kata-kata yang terucap dari ibuku tercinta :”kamu itu harus rajin… jangan lupa solat dan berdoa kpd Allah, karna Allah itu suka pada orang yang suka meminta doa kpd-Nya. Jangan jadi pemalas… dan nanti kamu itu harus jadi orang yang lebih baik dari ibu dan bapakmu ini”. Aku mendengarkannya dengan tatapan kosong… permintaan mereka tak banyak tapi itu cukup membuat hati ini terharu. Mungkin permintaan itulah yang membuat diriku ini selalu berusaha dengan keras dalam melewati hidup ini, berjuang dengan penuh semangat karena aku ingin membanggakan dan membahagiakan mereka. Meskipun tak mungkin ku balas jasa-jasa mereka tapi aku ingin melihat senyuman mereka terhadapku. Semua anak di dunia ini pasti mengingkan itu.Aku cinta kedua orang tuaku, aku bangga dengan kedua orang tuaku.Kalian telah berhasil membuat anak-anakmu memiliki kepribadian yang tangguh dan kuat. Sebisa mungkin akan selalu ku coba tuk membanggakan mereka… Insyaallah kita pasti bisa. Begitu juga dengan kalian sobat…
Untuk kedua orang tuaku… doakan selalu anakmu ini, agar mampu mencapai cita-citanya dengan berhasil agar aku mampu mengkabulkan permintaanmu itu, agar aku bisa membahagiakan dan membanggakanmu. Karena sesungguhnya doa yang paling mujarab itu adalah doanya orang tua kepadaanaknya.
Hanya itu kawan postinganku kali ini, moga saja ada manfaatnya yang dapat kita ambil… pesan buat kalian semua bahagiakan orang tua selagi masih ada dan jangan coba bantah perintahnya. Karena murkanya Allah adalah murkanya orang tua terhadap anaknya.
Sekian… salam untuk orang tua kalian di seluruh dunia!!

Berjuang Untuk Sejuta Harapan

Rabu, 20 Oktober 2010

Dalam menggapai asa selalu penuh lika-liku
Sering terjatuh…. Dan terjatuh….
Beribu badai menghantam
Membuat semangatku lebam
Tapi haruslah tetap teguh
Tak menyerah dengan itu
     Sempat pikirku melayang
     Akankah dapat ku gapai bintang itu?
     Teringat, dipundakku terdapat sejuata harapan
     Dan itu tak boleh disia-siakan
Tak akan aku berhenti
Sampai akhir nanti
Kegagalan bukan akhilr dunia
Kegagalan bukan akhir dari semua
Ini bukan tempat tuk hentikan langkahku
Bukan tempat tuk hancurkan mimpiku
Biarkan itu semua memudar dan melayang
Kan ku tatap masa depan dengan terang
Karna diriku percaya
Takkan ada pengorbanan yang sia-sia

Dengan Latihan Awal Keberhasilan

Minggu, 05 September 2010
-->
Semua manusia pasti memulai hidup dari bawah atau dari nol, tidak ada yang langsung memulai dari atas. Itulah siklus kehidupan, Allah menciptakan manusia tidak semena-mena langsung pintar tapi melalui step by step. Sebelum menuju tangga ke-8 pasti kita melawati dulu tangga ke-1, tangga ke-2 dan seterusnya. Manusia yang berhasil tidak dengan mudah mencapai keberhasilannya tersebut, tapi dia juga melakukan latihan… latihan… dan latihan…!!!

Ada pepatah yang mengatakan “lebih baik mandi keringat dalam latihan daripada mandi darah dalam pertempuran” pepatah tersebut sangatlah relevan. Gagal dalam latihan merupakan hal yang biasa karna itu bisa saja merupakan cara dari Allah untuk meninggikan kemampuan kita. Orang yang berhasil menjadikan kegagalannya tersebut sebagai batu loncatan untuk meraih keberhasilan. Semua itu diraih dengan latihan dan kerja kera.
Do you know????
Bahwa seorang atlet itu harus berlatih minimal 72 jam/minggu lho….!! Karna kalau seorang atlet tidak berlatih selama 72 jam/minggu, maka diperlukan 17 tahun untuk menjadi atlet yang berhasil (tobattt…tobatt)